J&T Express Kirim 13 Ton Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Bencana di Sumatra
Jakarta, 11 Desember 2025 – J&T Express mengambil peran aktif dalam upaya kemanusiaan dengan menyalurkan 13 ton bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana alam di Sumatra. Bantuan difokuskan ke Aceh Tengah, wilayah yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses darat akibat kerusakan infrastruktur.
Pengiriman bantuan dilakukan melalui jalur udara menggunakan pesawat kargo guna memastikan kebutuhan pokok dapat tiba lebih cepat di daerah terdampak. Dari Aceh Tengah, distribusi dilanjutkan oleh tim operasional J&T Express di lapangan yang berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
CEO J&T Express, Robin Lo, menyampaikan komitmen perusahaan untuk hadir di tengah situasi darurat. Menurutnya, dukungan logistik menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk membantu proses pemulihan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Baca juga: Telkomsel Pulihkan 79,7% Layanan Terdampak Banjir Longsor Sumatera
“Kami merasakan duka dan kesulitan saudara-saudara kita di Aceh dan wilayah Sumatra lainnya. Setiap bantuan yang dikirimkan kami pastikan sampai ke tangan yang membutuhkan,” ujar Robin.
Penyerahan bantuan di Aceh Tengah turut disaksikan oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga. Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas dukungan J&T Express, mengingat ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut semakin terbatas akibat terputusnya jalur distribusi.
Baca juga: Lintasarta Beri Bantuan Digital dan Logistik di Sumatera
Selain Aceh Tengah, J&T Express juga menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah lain seperti Padang dan Medan. Di Padang, bantuan diberikan kepada lebih dari 600 warga dan karyawan terdampak, sementara di Medan, sekitar 2.000 paket sembako disalurkan ke daerah dengan dampak banjir paling parah, termasuk Tanjung Pura dan Pangkalan Brandan.
Ke depan, J&T Express berencana memperluas distribusi bantuan ke wilayah Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, seiring upaya pemetaan kebutuhan di lapangan. Di saat yang sama, perusahaan tetap berupaya menjaga keberlangsungan layanan pengiriman meski jalur logistik di beberapa daerah belum sepenuhnya pulih.
