Andalkan 80% Tenaga Pemasar Muda, Allianz Indonesia Optimistis Pacu Pertumbuhan di 2026

Didukung dominasi tenaga pemasar muda serta kinerja solid kanal keagenan dan bancassurance, Allianz Indonesia optimistis memperluas jangkauan perlindungan dan pertumbuhan bisnis pada 2026.

Jakarta, 13 Januari 2026 – Allianz Indonesia, yang membawahi Allianz Life Indonesia, Allianz Life Syariah Indonesia, dan Allianz Utama Indonesia, mengawali 2026 dengan optimisme terhadap pertumbuhan bisnis jangka panjang. Optimisme ini ditopang oleh kekuatan dua kanal distribusi utama—keagenan dan bancassurance—serta dominasi tenaga pemasar muda yang mencapai sekitar 80% dari total Business Partner.

Memasuki awal tahun, Allianz Indonesia menggelar Kickoff untuk Allianz Star Network (ASN) dan kanal bancassurance sebagai momentum memperkuat capaian kinerja 2025, sekaligus memperluas jangkauan perlindungan kepada masyarakat Indonesia.

Baca juga: Mayoritas Orang Indonesia Tidak Punya Tabungan, Manulife Luncurkan MDWA

Pada kanal keagenan, Allianz Star Network yang telah beroperasi selama 15 tahun kini didukung lebih dari 40.000 Business Partner, dengan mayoritas berasal dari generasi milenial dan Gen Z. Hingga kuartal III 2025, Allianz Indonesia menempati peringkat kedua industri asuransi jiwa dan kesehatan, dengan Annualized Premium Equivalent (APE) dari kanal keagenan sebesar Rp1,8 triliun, tumbuh 3,3% secara tahunan, serta pangsa pasar 24,7%.

Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia, Himawan Purnama, menegaskan bahwa peran Business Partner tidak hanya berfokus pada pencapaian bisnis, tetapi juga pada misi membantu keluarga Indonesia merencanakan dan melindungi masa depan mereka. Allianz terus memperkuat kapabilitas Business Partner melalui pengembangan profesional berkelanjutan serta pemanfaatan digitalisasi untuk menghadirkan layanan advisori yang relevan dan membangun kepercayaan nasabah.

Sementara itu, kanal bancassurance Allianz Indonesia mencatatkan kinerja yang stabil hingga kuartal III 2025, dengan APE sebesar Rp1,1 triliun, pangsa pasar 10,1%, dan menempati peringkat ketiga di industri asuransi jiwa.

Memasuki 2026, Allianz bersama sembilan mitra perbankan berfokus pada kesesuaian solusi perlindungan dengan karakteristik nasabah, proses layanan yang lebih ringkas, serta penguatan peran Financial Advisor sebagai penyedia edukasi dan informasi yang transparan.

Country Chief Bancassurance Officer Allianz Life Indonesia, Ancilla Lily, menyampaikan bahwa penguatan kompetensi Financial Advisor melalui pelatihan terstruktur dan penegakan kepatuhan di setiap titik layanan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan bancassurance yang sehat dan berkelanjutan.

Baca juga: Ini Tips Versi OCBC Soal Ngatur Keuangan buat Anak Muda

Sepanjang 2025, Allianz Life Indonesia juga meraih berbagai penghargaan nasional dan regional, termasuk Best Life Insurance in Sustainable Agency Distribution & Premium Growth dari CNBC Indonesia Awards 2025 serta sejumlah penghargaan dari Insurance Asia dan Media Asuransi. Pengakuan ini mempertegas konsistensi Allianz dalam inovasi, kualitas layanan, dan pertumbuhan berkelanjutan.

Dengan fondasi distribusi yang solid, dominasi tenaga pemasar muda, serta dukungan digitalisasi sebagai standar layanan, Allianz Indonesia menyongsong 2026 dengan fokus memperluas perlindungan, meningkatkan pengalaman nasabah, dan memperkuat peran keagenan serta bancassurance sebagai motor pertumbuhan bisnis jangka panjang.