Satu Dekade Beroperasi, Modalku Catat Penyaluran Pendanaan Rp9,2 Triliun ke UKM

Jakarta, 15 Januari 2026 – Platform pendanaan digital Modalku dilaporkan telah menyalurkan pendanaan kumulatif sebesar Rp9,2 triliun kepada lebih dari 74.000 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) sejak mulai beroperasi pada 2016. Capaian tersebut disampaikan seiring genapnya satu dekade perjalanan Modalku di industri pinjaman daring (pindar).

Sepanjang 2025, penyaluran pendanaan Modalku tercatat meningkat 81% dibandingkan tahun sebelumnya. Pendanaan tersebut dimanfaatkan pelaku UKM untuk menjaga arus kas usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta mendukung ekspansi bisnis di berbagai sektor.

Baca juga: Catatan Akhir Tahun 2025 IFSoc: Menjaga Keberlanjutan Fintech di Tengah Tantangan Fraud dan AI

Country Head Modalku Indonesia, Arthur Adisusanto, menyampaikan bahwa keberlangsungan operasional selama sepuluh tahun tidak terlepas dari upaya menjaga tata kelola dan manajemen risiko di tengah dinamika industri pindar yang terus berubah.

“Bertahan dalam industri yang dinamis membutuhkan pengelolaan risiko, kepatuhan, serta kepercayaan publik yang konsisten. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan,” ujarnya.

Dalam perjalanannya, Modalku juga menghadapi tekanan selama periode awal pandemi COVID-19, ketika risiko gagal bayar meningkat. Perusahaan menyatakan telah melakukan penguatan manajemen risiko serta restrukturisasi terhadap UKM terdampak, dengan total pemulihan pendanaan mencapai Rp115 miliar. Seiring pemulihan ekonomi, kinerja penyaluran kembali meningkat sejak 2022.

Stabilitas kinerja perusahaan tercermin dari rasio Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP90) yang dilaporkan konsisten berada di bawah 2%. Kondisi tersebut disebut membuka ruang bagi pengembangan produk pendanaan yang disesuaikan dengan karakteristik dan tahapan pertumbuhan UKM.

Baca juga: DBS Indonesia Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan USD 20 Juta, Perkuat Rantai Pasok Kopi dan Likuiditas UMKM

Selain aspek kinerja keuangan, Modalku menyebutkan fokus pada penguatan tata kelola, kepatuhan terhadap regulasi, serta penerapan teknologi keamanan seiring meningkatnya kompleksitas industri pindar. Pendanaan juga diarahkan pada kegiatan usaha yang mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial.

Kepercayaan pengguna disebut menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan platform pendanaan digital. Salah satu penerima pendanaan, Rifki Zarkasih, Co-Founder & CEO KITA Creative Group, menyatakan fasilitas pendanaan yang diperoleh membantu menjaga keberlangsungan proyek usaha di tengah tantangan arus kas.

Memasuki dekade berikutnya, Modalku menyatakan akan melanjutkan fokus pada penyaluran pendanaan produktif bagi UKM, penguatan tata kelola, serta kolaborasi dengan mitra ekosistem keuangan guna mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *