Kolaborasi Asuransi–Perbankan Syariah Hadirkan Proteksi Finansial dengan Fitur Wakaf

Jakarta, 23 Januari 2026 — Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang, proteksi berbasis syariah mulai mendapat ruang yang lebih luas. Kolaborasi antara Allianz Syariah dan BTPN Syariah menjadi salah satu langkah konkret untuk menghadirkan perlindungan finansial yang terencana, mudah diakses, dan selaras dengan nilai syariah.

Sinergi ini menyatukan keahlian pengelolaan risiko di sektor asuransi dengan jangkauan perbankan syariah yang dekat dengan masyarakat. Fokusnya bukan sekadar produk, tetapi bagaimana proteksi bisa menjadi bagian dari perjalanan hidup nasabah di berbagai tahap.

Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia, Elmie A. Najas, menyampaikan bahwa kolaborasi ini didorong oleh tujuan bersama untuk menghadirkan solusi keuangan yang relevan dan bertanggung jawab.

Baca juga:Mayoritas Orang Indonesia Tidak Punya Tabungan, Manulife Luncurkan MDWA

“Allianz Syariah bersama BTPN Syariah memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk menghadirkan solusi perlindungan jiwa dan perencanaan finansial yang relevan serta mudah diakses, sehingga nasabah dapat melangkah lebih pasti di berbagai tahap kehidupan,” ujar Elmie.

Dari sisi perbankan, proteksi dipandang sebagai elemen penting dalam perencanaan keuangan nasabah. Fachmy Achmad, Direktur BTPN Syariah, menilai kehadiran layanan bancassurance menjadi pelengkap yang dibutuhkan nasabah pendanaan.

“Kami melihat proteksi sebagai pilar penting dalam perencanaan keuangan nasabah. Melalui pengembangan layanan bancassurance bersama Allianz Syariah, kami menghadirkan solusi perlindungan finansial yang mudah diakses dan selaras dengan kebutuhan nasabah,” jelas Fachmy.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan strategi penguatan bancassurance di segmen syariah. Ancilla Lily, Country Chief Bancassurance Allianz Life Indonesia, menegaskan bahwa pendekatan ini menyasar nasabah yang sudah memiliki rencana keuangan jangka panjang.

“Kami ingin memastikan Allianz hadir sebagai mitra perlindungan yang relevan secara finansial, sekaligus sejalan dengan nilai yang diyakini nasabah,” katanya.

Baca juga: Libatkan Content Creator Muda: Cara Baru Dorong Literasi Finansial

Sebagai produk perdana, kerja sama ini meluncurkan Guardia RENCANA Syariah, asuransi jiwa tradisional yang dirancang untuk mendukung rencana finansial keluarga. Dengan kontribusi berkala selama delapan tahun, peserta memperoleh perlindungan hingga 18 tahun, disertai manfaat santunan jiwa serta manfaat tahapan yang cair secara bertahap.

Produk ini juga menawarkan kemudahan akses, termasuk pengajuan polis tanpa pemeriksaan medis untuk nilai santunan tertentu, serta fitur wakaf bagi peserta yang ingin menyalurkan sebagian manfaat untuk tujuan sosial. Seluruh proses dikelola sesuai prinsip syariah dan berada di bawah pengawasan Dewan Pengawas Syariah.

Elmie menegaskan, bahwa proteksi syariah tidak hanya soal manfaat finansial, tetapi juga nilai keberlanjutan. “Produk ini selaras dengan Maqaṣid Syariah—menjaga jiwa dan menjaga harta—agar semakin banyak keluarga memperoleh perlindungan yang membawa keberkahan dan keberlanjutan dalam rencana hidup mereka,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *