Kenapa Asuransi Penyakit Kritis Penting di Usia Produktif?
Jakarta, 27 Januari 2026 — Di usia produktif, fokus hidup sering kali tersedot pada karier, keluarga, dan pencapaian finansial. Namun di balik ritme hidup yang serba cepat, risiko kesehatan justru kerap datang tanpa peringatan. Inilah yang mendorong PT Zurich Topas Life (Zurich Life) menghadirkan Zurich Critical Care, produk asuransi penyakit kritis yang dirancang untuk membantu masyarakat mempersiapkan diri sejak dini.
Zurich Critical Care menawarkan perlindungan terhadap 141 jenis penyakit kritis, mulai dari tahap awal hingga tahap lanjutan. Produk ini diperkenalkan sebagai bagian dari komitmen Zurich Life dalam mendukung resolusi hidup sehat masyarakat, sekaligus memperkuat perencanaan keuangan di tengah meningkatnya risiko penyakit kritis dan lonjakan biaya kesehatan.
Baca juga: Kondisi Kesehatan Ibu Berdampak pada Stabilitas Psikologis Keluarga
Direktur PT Zurich Topas Life, Santy Gui, menjelaskan bahwa usia produktif merupakan fase penting untuk membangun kesiapan jangka panjang.
“Pencegahan tidak hanya soal menjaga gaya hidup sehat, tetapi juga kesiapan finansial. Dengan perlindungan yang tepat, seseorang dapat mengambil keputusan medis lebih cepat dan fokus pada pemulihan tanpa terbebani kekhawatiran biaya,” ujarnya.
Urgensi ini tercermin dari data kesehatan nasional. Kementerian Kesehatan mencatat hampir 75% kematian di Indonesia disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (PTM), dengan penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke sebagai penyumbang terbesar.
Di saat yang sama, laporan Health Trends 2025 dari Mercer Marsh Benefits menunjukkan kenaikan biaya kesehatan hingga 19% di Indonesia—angka yang jauh melampaui inflasi dan berpotensi menggerus stabilitas finansial keluarga.
Bagi kelompok usia produktif, kondisi tersebut menjadi alarm penting. Di tengah pola hidup kurang seimbang, minim aktivitas fisik, serta tekanan pekerjaan, risiko penyakit kritis bisa muncul lebih awal dari yang dibayangkan. Karena itu, proteksi penyakit kritis kini tak lagi dipandang sebagai kebutuhan di usia lanjut, melainkan bagian dari “self-care modern”.
Zurich Critical Care menawarkan fleksibilitas masa perlindungan hingga 20 tahun atau sampai tertanggung berusia 85 tahun, serta dilengkapi fitur perpanjangan otomatis tanpa seleksi risiko ulang. Manfaat perlindungan mencakup 88 penyakit kritis tahap akhir dan 53 penyakit kritis tahap awal, termasuk tindakan medis seperti angioplasti yang umum pada penyakit jantung koroner, serta manfaat tutup usia.
Baca juga: Muhammadiyah Susun Panduan Fikih untuk Lansia
Produk ini hadir dalam dua pilihan: Plan Essential bagi mereka yang memprioritaskan perlindungan, dan Plan Pro yang mengombinasikan proteksi dengan nilai tabungan. Keduanya menawarkan opsi masa pembayaran premi 3, 5, atau 10 tahun, dengan premi tetap selama masa pembayaran.
Dari sisi medis, dr. Gia Pratama menegaskan bahwa kesiapan finansial berperan besar dalam proses pengobatan penyakit kritis.
“Banyak pasien menunda atau mempertimbangkan ulang tindakan medis bukan karena kondisi klinis, tetapi karena faktor non-medis seperti biaya. Ketika aspek finansial sudah dipersiapkan, pasien biasanya bisa lebih fokus pada pengobatan dan pemulihan,” jelasnya.
