AdaKami Turun Langsung Dukung Pemulihan dan Peminjam Terdampak Banjir Sumatra
Jakarta, 2 Februari 2026 — Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 menyisakan persoalan yang tidak langsung hilang bersama air yang surut.
Untuk mendukung proses pemulihan, AdaKami, bekerja sama dengan BenihBaik.com, platform pengumpulan dana dan donasi digital, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar melalui program AdaKami Peduli.
Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan dapur umum dan fasilitas sanitasi darurat di enam wilayah di Aceh, yaitu Kampung Durian Dusun Subur, Dusun Mesjid, Desa Blang Cut, Gampong Alue Ie Mirah, Dusun Pasi, dan Kota Lintang.
Baca juga: Banjir dan Longsor Tak Lagi Kebetulan, Ada yang Salah pada Cara Kita Mengelola Hutan
Direktur Utama AdaKami, Bernardino Vega, menyebut respons tersebut diarahkan tidak hanya pada bantuan fisik, tetapi juga tekanan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
“Respons kami diarahkan pada dua hal, yaitu pemenuhan kebutuhan dasar serta pengurangan tekanan finansial bagi pengguna terdampak, agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih berimbang,” ujarnya.
Tekanan finansial menjadi isu krusial di wilayah bencana, terutama bagi warga yang memiliki kewajiban pinjaman. Dalam konteks ini, relaksasi pinjaman melalui skema restrukturisasi turut diterapkan bagi peminjam terdampak, mengikuti ketentuan yang berlaku. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa bencana alam kerap berkelindan langsung dengan kerentanan ekonomi.
Dari sisi regulator, Otoritas Jasa Keuangan menilai inisiatif semacam ini sebagai bagian dari tanggung jawab lembaga jasa keuangan. Indra, Direktur Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi OJK, menekankan pentingnya keseimbangan antara kinerja bisnis dan kepedulian sosial.
Baca juga: Bank Muamalat Terus Genjot Pembiayaan Emas Syariah
“Lembaga jasa keuangan yang sehat dan berkelanjutan adalah yang mampu menyeimbangkan kinerja keuangan dengan inovasi, kepatuhan, dan kepedulian sosial,” kata Indra.
Sementara itu, Andy F. Noya, Founder & CEO BenihBaik.com, mengingatkan bahwa meski banjir mulai surut, kebutuhan dasar warga belum sepenuhnya terpenuhi.
“Upaya bergandengan tangan seperti ini perlu terus dijaga agar saudara-saudara kita yang sekarang ini terdampak tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa-masa sulit – bahwa selalu ada saudara-saudara yang hadir untuk membantu, bahkan tanpa saling mengenal sebelumnya.” tambah Andy.
