Hesai dan Grab Bersinergi Bawa Teknologi Lidar ke Asia Tenggara
Palo Alto, 5 Februari 2026 – Hesai Technology (NASDAQ: HSAI; HKEX: 2525), pemimpin global dalam solusi lidar, menjalin kemitraan strategis dengan Grab. Dalam kerja sama ini, Grab ditunjuk sebagai distributor eksklusif produk lidar Hesai di Asia Tenggara, sekaligus memimpin penjualan, pemasaran, dan dukungan pelanggan di kawasan tersebut.
Melalui kemitraan ini, Hesai memanfaatkan jaringan distribusi Grab yang luas untuk meningkatkan akses terhadap sensor lidar berkualitas tinggi. Industri di Asia Tenggara kini dapat lebih mudah memanfaatkan teknologi ini untuk berbagai aplikasi, mulai dari robotic, autonomous systems, hingga solusi pemetaan yang aman dan presisi.
“Dengan memperluas akses terhadap teknologi lidar kelas dunia di Asia Tenggara, Grab tidak hanya meningkatkan kapabilitas autonomous mobility dan pemetaan kami, tetapi juga menyediakan ‘mata’ yang memungkinkan robot untuk ‘melihat’ dan bernavigasi secara aman. Hal ini memastikan bahwa 3D intelligence dapat diakses dan dikembangkan ke berbagai industri di kawasan ini,” jelas Anthony Tan, Group CEO dan Co-founder Grab.
Baca juga: Dari Pendapatan Harian ke Masa Depan Keluarga: Empat Langkah GoTo untuk Mitra Driver
David Li, CEO dan Co-founder Hesai, menuturkan lidar merupakan teknologi inti yang memungkinkan robot mencapai autonomous perception serta operasional yang lebih aman.
“Pasar Asia Tenggara menunjukkan permintaan yang kuat di sektor manufaktur, logistik, dan service robots. Melalui kemitraan dengan Grab, kami dapat menghadirkan teknologi lidar yang matang dan andal, sekaligus mempercepat implementasi dan adopsi lidar dalam skala besar untuk aplikasi robotics di pasar lokal,” tutur David.
Lidar sendiri adalah teknologi remote sensing yang memanfaatkan cahaya untuk mengukur jarak dan memetakan lingkungan dengan presisi tinggi. Hesai merupakan pemimpin global di sektor ini, terutama untuk otomotif, Advanced Driver Assistance System (ADAS), dan autonomous mobility.
Baca juga: Integrasi OCTO: Era Baru bagi Ekosistem Digital CIMB Niaga
Asia Tenggara diprediksi akan mengalami lonjakan permintaan otomasi berbasis AI, khususnya di manufaktur, logistik dan mobilitas. Dengan dukungan Hesai, penggunaan lidar diperkirakan akan bergeser dari tahap uji coba menuju implementasi komersial skala besar.
Kemitraan ini memungkinkan Grab dan Hesai mendorong pengembangan Physical dan Embodied AI di kawasan, memberikan akses hardware yang mempermudah mesin untuk beroperasi secara aman di lingkungan perkotaan yang kompleks. Kedua perusahaan berencana terus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pasar dan distribusi teknologi lidar di Asia Tenggara.
