Canva Sulap Warung Jakarta Jadi Ruang Kreatif Ramadan
Jakarta, 20 Februari 2026 – Ramadan identik dengan tradisi “digordenin”—tirai yang menutup etalase makanan sebagai bentuk penghormatan di siang hari. Tahun ini, Canva mengangkat tradisi tersebut menjadi kampanye kreatif bertajuk #DigordeninCanva, dengan menyulap lebih dari 20 warung di Jakarta menjadi kanvas penuh warna dan pesan jenaka.
Lewat pendekatan hiper-lokal, tirai warung yang biasanya sederhana diubah menjadi media komunikasi visual yang mencerminkan kemudahan mendesain dengan Canva. Dari Kemang hingga Tanah Abang, warung-warung tersebut tampil seperti billboard mini yang membaur dengan denyut budaya Ramadan.
Head of Marketing Southeast Asia Canva, Laura Kantor, mengatakan Ramadan adalah momen ketika kreativitas hidup di ruang-ruang keseharian.
Baca juga: Ramadan Lebih Praktis, Muslim Pro Kini Terintegrasi di MyTelkomsel
“Ramadan merupakan momen ketika kreativitas Indonesia tidak terbatas pada studio atau ruang rapat—kreativitas hadir di jalanan, di rumah, dan di jantung setiap usaha kecil. Ketika hambatan dihilangkan dan proses kreatif menjadi mudah, yang terbuka bukan hanya konten, tetapi juga kepercayaan diri dan peluang,” ujarnya.
Dari Warung ke Media Sosial
Wajah kampanye ini adalah kreator sekaligus pengusaha gorden, Kak Jill, yang menghidupkan gerakan #DigordeninCanva melalui aktivasi media sosial. Kampanye tak berhenti pada transformasi fisik warung. Di fase kedua, Canva menghadirkan sesi TikTok Live bersama pelaku UMKM di Jakarta untuk berbagi cerita usaha mereka.
Tujuannya jelas: bukan sekadar mendemokratisasi desain, tetapi juga visibilitas. UMKM dengan narasi kuat dan lokasi unik akan mendapat panggung lebih luas selama Ramadan.
Di dalam platform, Canva meluncurkan lebih dari 33.000 template khusus Ramadan—mulai dari undangan ngabuburit, kartu ucapan Lebaran, hingga materi promosi UMKM. Untuk memperkuat sentuhan budaya lokal, Canva juga berkolaborasi dengan kreator komik populer Tahilalats menghadirkan template edisi terbatas bernuansa humor khas Indonesia.
Sejumlah kreator lokal seperti Bang Ucup, Faiz Sadad, dan Acid turut memperluas gaung kampanye di berbagai kanal media sosial.
Indonesia, Pasar Strategis Canva
Indonesia kini menjadi pasar terbesar ketiga Canva secara global dan terbesar di Asia. Sepanjang 2025, pengguna di Indonesia menciptakan lebih dari satu miliar desain—angka yang mencerminkan ekosistem kreatif yang berkembang pesat.
Baca juga: Canva dan Kemendikdasmen Perluas Akses Kreativitas Digital ke 6,7 Juta Guru dan Murid
Country Manager Indonesia Canva, Stefani Herlie, menegaskan ambisi perusahaan di 2026 adalah menjadikan Canva bagian dari keseharian masyarakat Indonesia.
“Kami memperdalam lokalisasi, mempercepat adopsi di sektor UMKM dan pendidikan, serta memperluas akses fitur berbasis AI agar semakin banyak orang dapat memaksimalkan potensi kreatif mereka,” ujarnya.
Belum lama ini, Canva juga menjalin kemitraan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia untuk mendukung pengembangan talenta digital dan memperkuat ekosistem teknologi nasional.
