TBS & DBS Gaspol Dekarbonisasi, Target Netral Karbon 2030 Makin Nyata

Jakarta, 1 April 2026 – PT TBS Energi Utama Tbk mempertegas transformasi bisnisnya menuju ekonomi hijau melalui peluncuran Climate Transition Plan (CTP), yang menjadi peta jalan strategis untuk mencapai target netral karbon pada 2030. Langkah ini diperkuat lewat kolaborasi dengan Bank DBS Indonesia sebagai mitra pembiayaan berkelanjutan.

CTP ini merupakan evolusi dari strategi TBS2030 yang sebelumnya diluncurkan pada 2022, dengan pendekatan yang lebih komprehensif dalam dekarbonisasi operasional dan portofolio bisnis. Melalui dokumen ini, TBS menjadi salah satu perusahaan energi terintegrasi pertama di Indonesia yang secara terbuka memformalkan strategi transisi rendah karbonnya.

Direktur TBS, Juli Oktarina, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar komitmen, tetapi arah strategis perusahaan ke depan.

Baca juga: Yuk Kenalan dengan Energi Panas Bumi, Kekuatan Tersembunyi Indonesia untuk Listrik Bersih

“Climate Transition Plan TBS merupakan komitmen nyata dan panduan strategis menuju dekarbonisasi yang kredibel, dengan fokus pada penghentian bertahap operasional batubara, reinvestasi ke pertumbuhan rendah karbon, dan efisiensi operasional menuju target netral karbon 2030. Didukung oleh investasi senilai US$600 juta dan kolaborasi dengan DBS Bank Ltd (Bank DBS), rencana ini menegaskan bahwa keberlanjutan bukan pelengkap bisnis TBS — melainkan inti dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.”

Sebagai implementasi konkret, TBS telah melakukan divestasi dua aset pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara pada 2024, yang sebelumnya menyumbang sekitar 86% emisi operasional perusahaan. Selain itu, TBS menargetkan penghentian operasional tambang batu bara pada 2027.

Ke depan, TBS akan mengalihkan fokus bisnis ke tiga pilar utama: pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan mobilitas listrik. Hingga kini, perusahaan telah mengembangkan berbagai inisiatif, mulai dari platform pengelolaan limbah regional hingga ekspansi kendaraan listrik melalui Electrum.

Dari sisi pembiayaan, dukungan DBS menjadi faktor kunci dalam mempercepat transisi ini. Bank DBS Indonesia tidak hanya menyediakan solusi pendanaan, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis dalam merancang roadmap dekarbonisasi.

Baca juga: Grab Luncurkan Panduan Transisi Kemasan Berkelanjutan untuk Mitra Merchant, Target Nol Sampah 2040

Anthonius Sehonamin, Director of Institutional Banking Group Bank DBS Indonesia, menegaskan Bank DBS Indonesia mendukung TBS Energi Utama Tbk tidak hanya melalui solusi pembiayaan transisi, tetapi juga melalui pendampingan strategis dalam penyusunan Climate Transition Plan yang kredibel dan terukur.

“Kami bekerja sama secara aktif dalam merumuskan peta jalan dekarbonisasi yang selaras dengan strategi bisnis jangka panjang TBS, sehingga rencana transisi ini tidak hanya ambisius, tetapi juga dapat dieksekusi secara nyata menuju target net-zero,” ujar Anthonius.

Kolaborasi ini mencerminkan peran penting sinergi antara sektor swasta dan institusi keuangan dalam mendorong percepatan transisi energi di Indonesia. Lebih jauh, langkah ini juga sejalan dengan target nasional menuju Net Zero Emission 2060.