BLIV Masuk Pasar Indonesia, Hair Tools Lokal Andalkan Teknologi Plasma Ion
Jakarta, 6 April 2026 — Pasar hair care dan hair tools di Indonesia kian kompetitif, seiring perubahan gaya hidup konsumen yang semakin mengutamakan kepraktisan dan efisiensi. Di tengah tren tersebut, brand lokal BLIV resmi hadir membawa pendekatan baru dalam styling rambut berbasis teknologi.
Diluncurkan pada Februari 2026, BLIV memosisikan diri bukan sekadar sebagai alat styling, tetapi bagian dari rutinitas personal yang lebih cepat, efisien, sekaligus tetap menjaga kesehatan rambut. Pendekatan ini sejalan dengan preferensi konsumen, di mana 65% mengutamakan kemudahan penggunaan dan 52% mencari fitur yang lebih advanced.
Senior Brand Development Manager BLIV, Adella Andiesta, menilai terjadi pergeseran cara pandang terhadap hair tools.
Baca juga: Belanja Produk Beauty Makin Hybrid, O2O Jadi Jawaban Kebiasaan Baru Konsumen
“Hair tools kini tidak hanya berfungsi sebagai alat styling, tetapi juga menjadi bagian dari rutinitas yang mendukung efisiensi hair routine,” ujarnya.
Produk andalan BLIV hadir dengan motor brushless berkecepatan tinggi hingga 110.000 RPM yang memungkinkan rambut kering dalam waktu kurang dari lima menit. Teknologi 2 Billion Plasma Ion yang diusung juga menjadi pembeda, karena mengombinasikan ion positif dan negatif untuk menjaga kelembapan, mengurangi frizz, serta meningkatkan kilau rambut.
Fitur tambahan seperti intelligent heat sensor, pengaturan suhu berlapis, hingga self-cleaning function turut memperkuat positioning sebagai hair tools modern yang praktis.
Menariknya, BLIV juga membawa pendekatan personalisasi melalui pilihan warna yang merepresentasikan karakter pengguna—mulai dari Ashley (hitam) hingga Rosie (pink). Ini menegaskan bahwa produk kecantikan kini juga menjadi medium ekspresi diri.
Baca juga: Rayakan HUT ke-69, BCA Guyur Promo hingga 69%
Dari sisi distribusi, BLIV menggandeng Sociolla sebagai mitra peluncuran. Co-founder & CMO Sociolla, Chrisanti Indiana, menyebut kategori hair care mengalami pertumbuhan signifikan dalam setahun terakhir.
“Kehadiran hair tools dengan teknologi yang lebih advanced menjadi pelengkap penting dalam ekosistem ini,” ujarnya.
Dengan harga di kisaran Rp1,6 juta, BLIV menyasar konsumen yang mulai memprioritaskan kualitas dan kesehatan rambut dalam jangka panjang—bukan sekadar hasil styling instan.
Kehadiran BLIV sekaligus menegaskan pergeseran industri, hair tools kini tidak lagi sekadar alat, melainkan bagian dari gaya hidup yang menggabungkan teknologi, efisiensi, dan personalisasi.
