CIIC 2026 Tebar Hadiah Rp15 Miliar, Fokus Nyata ke Solusi Iklim

Jakarta, April 2026 — Kompetisi teknologi iklim Climate Impact Innovations Challenge (CIIC) kembali digelar dengan skala lebih besar. Tahun ini, total hadiah naik menjadi Rp15 miliar—menegaskan ambisi untuk mempercepat lahirnya solusi iklim yang tidak hanya inovatif, tapi juga siap diterapkan.

Digagas oleh East Ventures dan Temasek Foundation, serta kini diperkuat oleh Tencent sebagai mitra baru, CIIC kian memposisikan diri sebagai platform strategis bagi inovator teknologi iklim di Indonesia.

Lebih dari sekadar kompetisi, CIIC 2026 menawarkan dukungan konkret berupa kredit karbon pra-pembelian senilai US$1 juta bagi finalis terpilih—insentif yang langsung menyentuh tahap implementasi, bukan sekadar ide.

Baca juga: Hadapi Cuaca Panas Ekstrem di Surabaya, ini Solusi dari DAIKIN dan Kyoto University

“Dalam beberapa tahun terakhir, CIIC telah menjadi platform yang memberdayakan para inovator untuk mengubah ide-ide berani menjadi solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan lingkungan paling mendesak di Indonesia. Dengan menyatukan para founder, investor, dan mitra ekosistem, kami memiliki tujuan untuk mempercepat pengembangan dan adopsi teknologi iklim yang dapat menciptakan dampak yang bermakna dan berkelanjutan,” kataAvina Sugiarto, Partner East Ventures.

Tahun ini, CIIC 2026 berfokus pada tiga trek:

Baca juga: Grab Luncurkan Panduan Transisi Kemasan Berkelanjutan untuk Mitra Merchant, Target Nol Sampah 2040

  • Transisi Energi: Solusi inovatif yang mendorong adopsi energi terbarukan, sistem mobilitas berkelanjutan, dan efisiensi sumber daya. Tujuannya adalah untuk memungkinkan transisi energi yang inklusif dan hemat biaya yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri. 
  • Solusi Pangan & Alam: Solusi inovatif berbasis alam yang mendorong pelestarian, pemulihan atau perbaikan di berbagai ekosistem darat dan karbon biru, termasuk pertanian yang memiliki resiliensi terhadap perubahan iklim dan memajukan sistem pangan berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk mewujudkan berbagai strategi inklusif yang menjamin ketahanan pangan dan memulihkan keseimbangan ekologis.
  • Ekonomi Sirkular: Solusi inovatif yang mendorong sirkularitas limbah dan air serta membantu beradaptasi dengan bencana terkait iklim. Tujuannya adalah untuk mencegah dan mengelola polusi, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan secara signifikan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Pendaftaran dibuka hingga Juni 2026, dengan grand final dijadwalkan pada September–Oktober 2026.

Sejak diluncurkan pada 2023, CIIC telah menarik lebih dari 1.300 peserta dari 60+ negara dan melahirkan startup berdampak. Contohnya, BANIQL yang mengembangkan teknologi produksi nikel lebih ramah lingkungan, hingga Qarbotech yang meningkatkan hasil pertanian lewat optimalisasi fotosintesis.