Nobar Economy: Saat Sepak Bola Menggerakkan Dompet Digital
Jakarta, 28 April 2026 – Menonton sepak bola tak lagi sekadar soal skor. Di balik layar pertandingan, ada pergerakan ekonomi yang diam-diam melonjak. GrabAds menyebutnya sebagai “Nobar Economy”—sebuah momen ketika hiburan kolektif berubah menjadi mesin konsumsi.
Dalam laporan terbarunya, GrabAds mengungkap bagaimana tradisi nonton bareng (nobar) kini menjadi momentum dengan intensitas transaksi tinggi, terutama di dalam ekosistem digital seperti Grab.
Data menunjukkan skala fenomena ini tidak kecil. Sekitar 180 juta masyarakat Indonesia mengikuti ajang sepak bola global terakhir pada 2022. Namun yang lebih menarik, 84% di antaranya menonton sambil makan dan minum, menjadikan nobar sebagai aktivitas konsumsi yang hampir tak terpisahkan.
Tak berhenti di situ, 82% konsumen mengandalkan layanan pesan-antar seperti GrabFood dan GrabMart agar tidak melewatkan jalannya pertandingan. Artinya, keputusan pembelian terjadi secara real-time—di sela sorakan, bukan di luar momen.
Cepat, Praktis, Kolektif
Dalam periode pesta bola dunia 2022, Grab mencatat pertumbuhan double digit untuk kategori makanan dan minuman “nobar-friendly”. Polanya konsisten: makanan yang mudah dibagi dan dikonsumsi bersama jadi primadona.
Mulai dari martabak, pizza, popcorn, hingga minuman energi dan kopi—semuanya mencerminkan satu hal: nobar adalah pengalaman sosial, dan konsumsi mengikuti ritmenya.
Menariknya, di tengah euforia global, selera lokal tetap dominan. Menu seperti nasi goreng, sate, hingga mie ayam tetap menjadi pilihan utama—menunjukkan bahwa global event tidak selalu menggeser preferensi lokal.
Bagi brand, ini bukan hanya soal lonjakan traffic, tapi momentum konversi nyata. Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho, menjelaskan, “Fenomena nobar menunjukkan bagaimana momen hiburan dapat berkembang menjadi peluang komersial yang masif. Ketika konsumen mengambil keputusan pembelian secara real-time, kehadiran brand di dalam ekosistem digital menjadi faktor kunci dalam mendorong konversi penjualan secara nyata.”
Data internal Grab memperkuat hal ini:
- Brand minimarket mencatat kenaikan pesanan hingga 55%
- Brand kopi lokal tumbuh hingga 43%
- Brand ayam goreng naik 41%
Angka ini menegaskan bahwa kehadiran brand di momen yang tepat bisa langsung berujung pada transaksi—bukan sekadar awareness.
Untuk menyambut pesta bola dunia 2026, GrabAds menyiapkan strategi full-funnel: dari pencarian, homepage takeover, hingga branding di armada kendaraan.
Pendekatannya jelas: brand harus hadir di setiap titik perhatian konsumen—bahkan sebelum, selama, dan setelah pertandingan. Karena dalam “nobar economy”, yang diperebutkan bukan hanya pasar, tapi momen.
