Grab Buka Ruang Belajar Teknologi bagi Perempuan Muda

Jakarta, 18 Mei Giral.id – Di tengah pesatnya perkembangan industri digital, kebutuhan talenta teknologi terus meningkat. Namun, keterlibatan perempuan di bidang sains dan teknologi masih menghadapi tantangan, mulai dari akses kesempatan hingga representasi di dunia kerja.

Melihat kondisi tersebut, Grab Indonesia menghadirkan STEM Talks, sebuah ruang belajar dan diskusi bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat peluang karier di bidang Sains, Teknologi, Rekayasa (Engineering), dan Matematika (STEM).

Mengusung tema “Cracking the STEM World: From First Steps to Finding Your Place”, kegiatan yang digelar di Dia.Lo.Gue, Jakarta, pada 8 Mei 2026 itu menghadirkan kreator konten sekaligus alumni Massachusetts Institute of Technology (MIT), Sabrina Anggraini, bersama Gabriella Kawilarang, Principal Product Manager Grab Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh 75 mahasiswa dan mahasiswi.

Inisiatif tersebut hadir di tengah kesenjangan partisipasi perempuan di dunia kerja yang masih cukup lebar, termasuk pada sektor berbasis teknologi.

Baca juga: Dorong Adopsi AI Agent di Sekolah, Biji-biji Initiative dan KNI Bekali Guru Bontang Lewat Microsoft Elevate

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporan Perempuan dan Laki-laki di Indonesia 2024, tingkat partisipasi kerja perempuan usia produktif tercatat sebesar 52,86 persen, lebih rendah dibanding laki-laki yang mencapai 79,85 persen. Bahkan pada kelompok lulusan perguruan tinggi, tingkat pengangguran perempuan mencapai 18,66 persen, hampir dua kali lebih tinggi dibanding laki-laki yang sebesar 8,16 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan perempuan bukan semata soal kemampuan atau pendidikan, tetapi juga terkait akses dan kesempatan yang belum sepenuhnya setara di dunia kerja.

Rivana Mezaya mengatakan teknologi tidak hanya dibangun dari kemampuan teknis, tetapi juga empati, kemampuan menyelesaikan masalah, serta keberanian menciptakan dampak nyata.

“Melalui STEM Talks, kami ingin lebih banyak perempuan muda melihat bahwa mereka memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkarya di bidang teknologi. Kami berharap kehadiran para Women Tech Leaders di Grab dapat menjadi role model sekaligus membuka wawasan baru bagi generasi muda perempuan,” ujarnya.

Tak hanya menghadirkan sesi talkshow, peserta juga mengikuti forum diskusi bertajuk “Ask Me Anything”, yang memungkinkan mereka berdialog langsung dengan para pemimpin perempuan Grab di bidang teknologi.

Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh gambaran lebih dekat mengenai tantangan perempuan di bidang STEM, lingkungan kerja industri teknologi, hingga peluang pengembangan karier di berbagai fungsi, mulai dari product management hingga software engineering.

Baca juga: AlliSya Cerdas, Solusi untuk Biaya Pendidikan yang Terus Meroket

Program ini menjadi bagian dari rangkaian inisiatif “Jejak Aksi Kartini Masa Kini” yang diinisiasi Grab Indonesia untuk mendorong lebih banyak perempuan berani mengambil peran strategis di sektor teknologi.

Lewat inisiatif ini, Grab ingin menghadirkan tidak hanya akses, tetapi juga ruang belajar, jejaring, dan inspirasi agar perempuan muda semakin percaya diri membangun karier di industri teknologi yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *