Akuisisi Casa Mia, Cove Percepat Konsolidasi Bisnis Co-Living Asia Pasifik
Jakarta, 29 Januari 2026 — Cove, penyedia hunian co-living modern berbasis komunitas di Asia Pasifik, mengumumkan akuisisi pertamanya dengan mengambil alih Casa Mia Coliving, operator co-living asal Singapura. Langkah ini menandai fase baru pertumbuhan Cove, dari sekadar ekspansi organik menuju konsolidasi bisnis hunian urban di kawasan Asia Pasifik.
Melalui akuisisi ini, portofolio gabungan Cove kini melampaui 8.000 kamar di berbagai kota utama Asia Pasifik. Skala tersebut menempatkan Cove sebagai salah satu pemain co-living terbesar di kawasan, sekaligus memperkuat posisinya di segmen hunian fleksibel yang semakin diminati profesional muda dan pekerja urban.
“Integrasi properti dan tim Casa Mia ke dalam platform Cove akan mendorong sinergi operasional yang signifikan, sekaligus meningkatkan standar layanan kami secara menyeluruh,” ujar Luca Bregoli, Co-Founder Cove. Menurutnya, akuisisi ini juga menghadirkan sumber daya tambahan yang akan mempercepat ekspansi regional Cove.
Baca juga: Strategis Tapi Irit, Ini Beberapa Area Kost Alternatif bagi Pekerja Jakarta
Didirikan pada 2019, Casa Mia dikenal sebagai operator co-living dengan pertumbuhan stabil dan basis penghuni profesional muda di Singapura. Selain menawarkan hunian fully furnished dan serviced, Casa Mia memiliki kapabilitas operasional yang tersertifikasi Building and Construction Authority (BCA) Singapura. Kesamaan visi dalam membangun komunitas menjadi fondasi utama integrasi kedua perusahaan, termasuk penerapan program komunitas lintas pasar yang disesuaikan dengan karakter gaya hidup urban di masing-masing negara.
Pasca akuisisi, bisnis gabungan yang beroperasi di bawah merek Cove diproyeksikan membukukan pendapatan sewa tahunan hingga USD 50 juta. Angka ini merepresentasikan sekitar 50% pertumbuhan tahunan (year-on-year) Cove pada 2025, baik dari sisi pendapatan maupun jumlah unit. Lebih jauh, langkah ini membawa Cove semakin dekat ke arus kas positif, melanjutkan tren profitabilitas yang mulai terlihat pada paruh kedua 2025, di tengah investasi agresif ke pasar Jepang dan Korea Selatan.
“Kami percaya Cove menawarkan rumah terbaik bagi para penghuni dan tim Casa Mia, serta platform yang sejalan dengan visi kami tentang masa depan hunian dan pengalaman tinggal di kota,” kata Eugenio Ferrante, Co-Founder Casa Mia Coliving.
Di tengah tekanan biaya hidup di kota-kota besar Asia dan meningkatnya mobilitas tenaga kerja, akuisisi ini menegaskan arah industri co-living yang kian mengarah pada konsolidasi dan efisiensi skala. Bagi Cove, langkah ini bukan hanya memperbesar portofolio, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pemain regional yang serius membangun bisnis hunian urban jangka panjang.
