AlliSya Cerdas, Solusi untuk Biaya Pendidikan yang Terus Meroket
Jakarta, 9 Februari 2026 – Kenaikan biaya pendidikan yang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir menjadi tantangan nyata bagi banyak keluarga di Indonesia. Di tengah ketidakpastian ekonomi, perencanaan dana pendidikan anak tidak lagi bisa hanya mengandalkan arus kas bulanan, melainkan membutuhkan strategi yang lebih disiplin dan terlindungi dari risiko.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata biaya pendidikan jenjang SMA/SMK meningkat lebih dari 30 persen dalam periode 2020/2021 hingga 2023/2024. Kenaikan yang bersifat struktural ini membuat banyak keluarga harus mulai memikirkan skema pembiayaan jangka panjang agar pendidikan anak tetap berjalan sesuai rencana.
Baca juga: Hidup Tanpa Tabungan: Bertahan atau Menunggu Keajaiban?
Menyikapi kondisi tersebut, Allianz Syariah memperkenalkan AlliSyaCerdas, produk asuransi jiwa dwiguna berbasis syariah yang dirancang untuk membantu keluarga, khususnya para ibu dalam menyiapkan dana pendidikan anak secara terencana. Produk ini menggabungkan perlindungan jiwa dengan manfaat tunai terjadwal yang dapat disesuaikan dengan fase kebutuhan pendidikan anak.
Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia, Elmie A. Najas, mengatakan perencanaan pendidikan merupakan bagian dari perlindungan jangka panjang keluarga, sekaligus selaras dengan prinsip keuangan syariah.
”AlliSya Cerdas kami rancang sederhana, namun bermakna: ada perlindungan jiwa jika risiko terjadi, dan ada manfaat tunai yang membantu keluarga menjaga rencana pendidikan anak tetap berjalan. Kami menegakkan prinsip tolong‑menolong (ta’awun), transparansi, serta sejalan dengan Maqasid Syariah melalui kompas perlindungan yang melengkapi perjalanan hidup, dengan menekankan perlindungan harta, jiwa, dan akal agar keluarga dapat merencanakan pendidikan anak dengan tenang,” ungkap Elmie.
AlliSya Cerdas memberikan perlindungan selama 11 tahun dengan pilihan masa bayar kontribusi selama 3 atau 5 tahun. Frekuensi pembayaran juga fleksibel, mulai dari bulanan hingga tahunan, sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan keluarga. Pada akhir tahun polis ke-8, peserta berhak memperoleh manfaat tunai sebesar 40 persen, disusul manfaat tunai 80 persen pada akhir tahun ke-11, sebelum polis berakhir.
Baca juga: Di Tengah Ketidakpastian, Generali Tawarkan Asuransi Jiwa Unit Link yang Lebih Lentur
Dari sisi perlindungan, jika Pihak yang Diasuransikan meninggal dunia dalam dua tahun pertama, penerima manfaat akan memperoleh santunan sebesar 100 persen kontribusi yang telah dibayarkan. Setelah melewati dua tahun, manfaat meningkat menjadi 120 persen dari kontribusi yang telah ditentukan, disertai pembebasan kontribusi sehingga polis tetap aktif hingga akhir masa perlindungan. Jika risiko meninggal dunia terjadi akibat kecelakaan, santunan diberikan hingga dua kali lipat.
Seluruh ketentuan produk disampaikan secara transparan dalam polis, termasuk opsi sedekah serta penggunaan akad wakalah bil ujrah. Pengajuan produk ini juga dirancang praktis melalui layanan digital dengan skema Guaranteed Issuance Offer (GIO), tanpa pemeriksaan medis, dan kontribusi minimum mulai dari Rp500 ribu per bulan.
”Dengan hadirnya AlliSya Cerdas, kami berharap dapat menghadirkan solusi untuk para Ibu dan keluarga Indonesia untuk mewujudkan mimpi anak dengan perencanaan keuangan yang tepat dan perlindungan asuransi jiwa berbasis syariah yang relevan dengan tantangan masa kini.” tutup Elmie.
