Dua AI Creator Adu Kreativitas di Music Video “Pede Maksimal”, Kolaborasi Unik Project Pop x ZAP

Jakarta, Desember 2025 — Kolaborasi antara musik, teknologi, dan industri kecantikan hadir lewat campaign terbaru ZAP bertajuk “Pede Maksimal”. Menggandeng Project Pop serta dua AI content creator Indonesia, ZAP menghadirkan dua versi music video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mengangkat pesan kepercayaan diri dan penerimaan diri dari sudut pandang berbeda.

Campaign ini menegaskan peran ZAP bukan hanya sebagai klinik kecantikan, tetapi juga sebagai brand yang aktif berinteraksi dengan budaya populer dan perkembangan teknologi. Lagu terbaru Project Pop berjudul Pede Maksimal menjadi medium untuk mengajak publik merayakan rasa percaya diri tanpa harus seragam atau mengikuti standar tertentu.

Baca juga: Vitamin C Tanpa Drama: Serum Brightening yang Ramah Kulit Sensitif

Chief Marketing Officer ZAP, Feriani Chung, menyampaikan bahwa kampanye ini berangkat dari keyakinan bahwa setiap individu memiliki versi cantiknya masing-masing.
“Lewat Pede Maksimal, ZAP ingin menyampaikan bahwa percaya diri bukan tentang menyeragamkan standar, melainkan tentang rasa aman untuk menjadi diri sendiri,” ujarnya.

Kolaborasi ini terasa semakin relevan dengan kehadiran Project Pop, grup musik lintas generasi yang dikenal konsisten menyuarakan pesan positif melalui karya-karyanya.
“Percaya diri itu selalu relevan untuk siapa pun. Kami senang bisa berkolaborasi dengan ZAP karena visinya sejalan—bahwa setiap orang punya keunikan dan nggak perlu jadi orang lain untuk merasa pede,” ungkap Yosi Mokalu, personel Project Pop.

Keunikan campaign ini diperkuat lewat keterlibatan dua AI content creator, Brillian Fairiandi dan Dipa Utomo, yang masing-masing menghadirkan interpretasi visual berbeda untuk music video Pede Maksimal. Satu versi tampil lebih ekspresif dan eksploratif, sementara versi lainnya hadir dengan nuansa lebih tenang, reflektif, dan absurd.

Alih-alih memaksakan satu sudut pandang, ZAP dan Project Pop membuka ruang bagi audiens untuk menikmati dua pendekatan visual tersebut sesuai preferensi masing-masing.
“AI adalah medium kreatif untuk menyampaikan pesan yang sangat humanis. Di proyek ini, teknologi justru memperkuat cerita tentang kepercayaan diri dan keunikan,” ujar Brillian.

Baca juga: Asuransi Astra Gelar Beauty Class untuk Penyandang Disabilitas

Sementara itu, Dipa menambahkan bahwa tantangan utama justru terletak pada bagaimana AI dapat memvisualisasikan emosi yang dekat dengan kehidupan nyata. Menurutnya, kolaborasi ini membuktikan bahwa teknologi dan kreativitas dapat berjalan beriringan. Lebih dari sekadar campaign musik dan visual,

Pede Maksimal merefleksikan filosofi ZAP bahwa beauty bukan tentang mengubah diri, melainkan merawat diri agar berani tampil apa adanya. Sebagai bagian dari rangkaian akhir tahun, ZAP juga menghadirkan program Pede Maksimal – Year End Sale, yang menawarkan berbagai pilihan perawatan sesuai kebutuhan personal, sejalan dengan pesan bahwa rasa percaya diri tumbuh dari keputusan masing-masing individu.