Kesenjangan Gaji Level Bawah dan Manajer Senior Kian Melebar di Indonesia

Giral – Kesenjangan gaji antara karyawan level bawah dan manajer senior semakin tinggi di hampir berbagai belahan dunia sejak 2008. Demikian terungkap dalam hasil studi Korn Ferry (NYSE: KFY). Studi yang mengacu pada basis data gaji global yang dimiliki Korn Ferry, menunjukkan kesenjangan gaji meningkat 77 persen dari 58 negara yang dianalisis.

Peningkatan kesenjangan gaji antara karyawan level bawah dan karyawan level lebih tinggi di Indonesia adalah 12,7%, tertinggi ketiga di wilayah Asia, tetapi masih lebih rendah dari rata-rata Asia yaitu15,3%. Kenaikan kesenjangan gaji yang dramatis terjadi di India dengan kenaikan kesenjangan sebesar 66%, dan Hong Kong terendah pada 2,2%.

“Lingkungan bisnis Indonesia sedang terdisrupsi dengan tren saat ini yang menuju digitalisasi, sehingga perusahaan perlu mengadaptsi lingkungan bisnis VUCA (volatility, uncertainty, complexity dan ambiguity),” jelas Amanda Ryadi, Principal, Korn Ferry Indonesia.

Amanda menjelaskan, perubahan tersebut menimbulkan peningkatan permintaan akan sumber daya manusia dengan keterampilan dan kompetensi yang tepat untuk mengisi jabatan pada level manajemen dan level atas untuk mendukung transformasi dan pertumbuhan perusahaan.

Namun katanya lebih lanjut, pasokan sumber daya manusia yang ada saat ini tidak memenuhi permintaan karena keterampilan dan kompetensi yang diinginkan masih langka di Indonesia, terutama ketika studi Korn Ferry baru-baru ini mengungkap keterampilan kepemimpinan utama yang diperlukan untuk keberhasilan di masa depan – ADAPT (Anticipate, Drive, Accelerate, Partner and Trust).

“Kekurangan sumber daya manusia yang tepat telah mengakibatkan persaingan pada bidang SDM untuk merekrut dan mempertahankankan karyawan yang memiliki talenta dan keterampilan yang mumpuni (talent war), yang memicu perang remunerasi antar perusahaan,” tuturnya.

Lebih jauh dia mengatakan, beberapa perusahaan di industri keuangan di Indonesia bahkan bersedia menawarkan gaji premium 30 persen atau lebih tinggi untuk mendapatkan sumber daya manusia yang tepat.

“Kami tidak melihat disrupsi ini akan berakhir dalam waktu dekat di Indonesia. Oleh karena itu, perbedaan gaji yang lebih tinggi antara karyawan level atas dan level yang lebih rendah diperkirakan akan terus berlanjut selama beberapa tahun ke depan,” lanjut Amanda.

Secara global, analisis Korn Ferry menunjukkan beberapa alasan akan adanya kesenjangan gaji yang semakin lebar. Di level atau jenjang bawah, otomatisasi dan alih keluar (off shoring) atau relokasi proses bisnis seperti produksi atau manufaktur ke lokasi di luar negeri akan meningkatkan produktivitas, yang mengakibatkan tenaga kerja yang tersedia semakin banyak – lebih banyak sumber daya manusia daripada pekerjaan – yang memperlambat kenaikan gaji.

Sementara itu, di level/jenjang yang lebih tinggi, terjadi kekurangan sumber daya manusia dengan keterampilan teknis (hard skills) yang penting dan pengalaman yang sudah terbukti, seperti STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika).

Di sisi lain, perusahaan juga harus bersaing untuk mendapatkan para manajer senior dengan soft skill yang dibutuhkan, seperti kecerdasan emosional, pemikiran kreatif, dan kemampuan untuk mengelola tim besar dan kompleks. Oleh karena itu, gaji di level manajer senior akan naik – dan kemungkinan akan meningkat lebih cepat daripada pekerjaan lain.

Mencermati temuan di atas, Korn Ferry merekomendasikan perusahaan mengambil tiga langkah ini untuk mengelola kesenjangan gaji di antara karyawan.

Memahami semua faktor dalam organisasi dan pasar

Kaitan industri dan pasar penting dalam memahami dan mengkomunikasikan kesenjangan gaji di perusahaan Anda. Model industri & operasi, bersama dengan kekuatan & kondisi pasar lokal, dapat memengaruhi besarnya kesenjangan gaji antara karyawan level atas dan bawah. Misalnya, industri ritel akan memiliki jenis kesenjangan gaji yang berbeda dan alasan yang berbeda untuk itu, dibandingkan perusahaan jasa profesional.

Ubah menjadi peluang

Tunjukkan kepada karyawan jalur karir yang transparan, dan peluang untuk berkembang di dalamnya. Dengan kesenjangan gaji yang lebih besar antara karyawan level atas dan bawah, terdapat manfaat yang lebih besar dengan setiap promosi/kenaikan pangkat yang dicapai.

Perusahaan dapat membantu karyawan mengembangkan diri untuk memanfaatkan peluang ini dengan menunjukkan jalur karir yang terdokumentasi kepada mereka. Perusahaan juga akan memperoleh loyalitas yang lebih besar dan mendorong karyawan berbakat untuk tetap bertahan.

Terbuka dan transparan

Beberapa karyawan percaya gaji mereka ditetapkan secara sewenang-wenang. Karena itu sangatlah penting agar perusahaan mengomunikasikan metode yang jelas dan konsisten untuk menetapkan gaji serta kebijakan gaji di perusahaan. Jelaskan arti tingkat pekerjaan dan bagaimana gaji mereka ditentukan.

Leave a Reply