Jam Tangan Pintar, Data Tubuh, dan Janji Hidup Sehat
Jakarta, 2 Februari 2026 — Jam tangan pintar semakin bergeser dari sekadar penunjuk waktu menjadi alat pembaca tubuh. OPPO Watch S, yang resmi diperkenalkan di Indonesia, hadir di tengah tren ini dengan membawa kombinasi desain tipis, pemantauan aktivitas, serta pembacaan kesehatan yang semakin mendetail.
Di balik tampilannya yang ramping, perangkat ini merepresentasikan kecenderungan baru industri wearable: mengumpulkan sebanyak mungkin data tubuh untuk diterjemahkan menjadi “kesehatan”.
Dengan ketebalan 8,9 mm dan bobot 35 gram, OPPO Watch S dirancang untuk dipakai sepanjang hari—baik saat beraktivitas fisik maupun dalam rutinitas harian. Pilihan strap berbahan nylon woven dan fluoroelastomer menunjukkan upaya produsen menjangkau pengguna dengan gaya hidup berbeda, dari yang aktif bergerak hingga yang mengutamakan kenyamanan.
Baca juga: Kenapa Asuransi Penyakit Kritis Penting di Usia Produktif?
Fungsi kebugaran menjadi salah satu fokus utama. Dengan lebih dari 100 mode latihan serta pelacakan lanjutan untuk 12 olahraga populer termasuk lari, badminton, tenis, dan renang, jam ini memberikan insight berbasis sains yang mendukung pergerakan lebih cerdas dan latihan yang lebih efektif.
Kehadiran dual-band GPS dan metrik lari profesional—mulai dari ground contact time hingga estimasi ambang laktat—menandai bagaimana jam tangan pintar kini tidak lagi menyasar pengguna kasual semata, tetapi juga mereka yang terbiasa membaca data performa.
Namun yang paling mencolok adalah perluasan fungsi kesehatan. OPPO Watch S mengintegrasikan sensor detak jantung, oksigen darah, suhu pergelangan, hingga ECG. Melalui fitur 60s Wellness Overview, berbagai indikator dirangkum dalam satu menit. Pendekatan ini mencerminkan ambisi perangkat wearable untuk menjadi alat skrining awal—meski tetap menyisakan pertanyaan klasik tentang batas antara pemantauan mandiri dan interpretasi medis.
Baca juga: Kondisi Kesehatan Ibu Berdampak pada Stabilitas Psikologis Keluarga
Pemantauan tidur, stres fisik, dan kondisi mental juga turut disertakan. Data-data ini, sebagaimana wearable lain di kelasnya, menawarkan refleksi tentang tubuh pengguna, sekaligus mengingatkan bahwa semakin detail informasi yang dikumpulkan, semakin besar pula ketergantungan pada angka sebagai penentu “sehat” atau “tidak”.
Dari sisi konektivitas, OPPO Watch S mendukung penggunaan lintas sistem operasi dan dua ponsel sekaligus—sebuah fitur yang relevan bagi pengguna dengan lebih dari satu perangkat. Daya tahan baterai hingga 10 hari dan ketahanan air 5ATM melengkapi posisinya sebagai perangkat yang ditujukan untuk penggunaan terus-menerus.
Kehadiran OPPO Watch S menegaskan satu hal: jam tangan pintar kini bukan lagi soal gaya atau notifikasi, melainkan tentang bagaimana tubuh dibaca, direkam, dan ditafsirkan lewat layar kecil di pergelangan tangan.
