Planting Naturals Digitalisasi 7.224 Petani Sawit Organik Bersertifikat RSPO di Sierra Leone

Planting Naturals bersama KOLTIVA mendigitalkan 7.224 petani kecil dalam rantai pasok minyak sawit organik bersertifikasi RSPO pertama di Sierra Leone, sekaligus menjawab tuntutan EUDR dan rantai pasok bebas deforestasi.

Sierra Leone, 23 Desember 2025 — Di tengah laju deforestasi Afrika yang mencapai 3,9 juta hektare per tahun, Planting Naturals mengambil langkah strategis dengan membangun rantai pasok minyak sawit organik yang sepenuhnya tertelusur dan berkelanjutan. Perusahaan ini mendigitalkan 7.224 petani kecil dan memverifikasi 7.723 petak kebun dalam proyek minyak sawit organik bersertifikat RSPO pertama di Sierra Leone.

Melalui kemitraan dengan KOLTIVA, perusahaan global teknologi rantai pasok berkelanjutan, Planting Naturals memastikan visibilitas penuh hingga tingkat petak kebun. Digitalisasi ini sekaligus mendukung kepatuhan terhadap European Union Deforestation Regulation (EUDR) yang mewajibkan komoditas bebas deforestasi untuk pasar Uni Eropa.

Baca juga: Cetak Sejarah, Pupuk Indonesia Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama di Tanah Air

Planting Naturals memproduksi minyak sawit mentah organik dan minyak inti sawit untuk pasar ekspor, bersumber dari perkebunan inti serta jaringan petani kecil berbasis kemitraan (outgrower). Dengan dukungan platform KoltiTrace milik KOLTIVA, data geolokasi, legalitas lahan, hingga praktik keberlanjutan petani dikonsolidasikan secara real time dalam satu sistem terpusat.

CEO Planting Naturals Jan Hein De Vroe menyebut kepatuhan regulasi global bukan sebagai beban, melainkan peluang membangun bisnis yang siap menghadapi masa depan. Transparansi dan ketertelusuran menjadi fondasi untuk memperkuat daya saing di pasar internasional.

“Dengan EUDR yang berpengaruh terhadap perdagangan global, Planting Naturals mengambil langkah tegas untuk memastikan setiap tetes minyak sawit diproduksi secara legal, bebas deforestasi, dan sepenuhnya tertelusur,” ujar Jan Hein De Vroe, Co-Founder & CEO Planting Naturals.

Transformasi ini didukung oleh platform ketertelusuran KOLTIVA yang memungkinkan pemetaan hingga tingkat petak kebun, pengumpulan data secara real time, serta pemantauan kepatuhan di seluruh rantai pasok minyak sawit Planting Naturals.

Tim lapangan yang telah dilatih mengumpulkan data terverifikasi terkait profil petani, pemetaan lahan, dan praktik keberlanjutan secara langsung di lapangan. Data tersebut kemudian dikonsolidasikan dalam satu sistem terpusat untuk mendukung penilaian risiko EUDR, pelaporan pengiriman, dan kesiapan audit. Pendekatan terintegrasi ini menghadirkan visibilitas menyeluruh sekaligus mempercepat dan meningkatkan keandalan proses kepatuhan.

Dampak Planting Naturals tidak berhenti pada kepatuhan digital semata. Dengan mengintegrasikan lebih dari 7.224 petani kecil ke dalam jaringan yang terverifikasi dan tertelusur, perusahaan membangun model inklusif yang memperkuat mata pencaharian masyarakat pedesaan sekaligus menjaga keanekaragaman hayati.

Baca juga: Hadapi Cuaca Panas Ekstrem di Surabaya, ini Solusi dari DAIKIN dan Kyoto University

Tim KOLTIVA juga melakukan pelatihan lapangan secara langsung terkait penggunaan alat digital dan persyaratan kepatuhan ke dalam praktik operasional sehari-hari. Sesi pelatihan tersebut membekali agen lapangan dan jajaran pimpinan Planting Naturals dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk menerapkan proses ketertelusuran secara konsisten di seluruh operasional.

“Kolaborasi dengan KOLTIVA membuat operasional lapangan kami menjadi lebih efisien dan transparan,” ujar Marvellous Ogala, Sustainability Manager Planting Naturals. “Melalui aplikasi dari KOLTIVA, agen lapangan kami dapat mengumpulkan data secara lebih akurat dan cepat, serta berkomunikasi dengan petani dalam bahasa lokal mereka. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas data dan kepatuhan, tetapi juga memperkuat hubungan kami dengan komunitas petani.”

Dengan sistem lapangan yang kini semakin kuat, KOLTIVA menegaskan bahwa peningkatan tersebut membawa dampak yang lebih luas terhadap keberlanjutan dan kepatuhan di sepanjang rantai pasok.

“Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana pelaku agribisnis Afrika dapat memimpin produksi yang bertanggung jawab dan transparan,” ujar Manfred Borer, Co-Founder dan Chief Executive Officer KOLTIVA. “Dengan mengombinasikan teknologi dan pendampingan lapangan, Planting Naturals memperkuat ketertelusuran, inklusi petani kecil, serta sumber pasok bebas deforestasi.”