Produsen Ban Terbesar Tiongkok Bangun Pabrik di Indonesia
Jakarta, 28 Januari 2026 — Arus investasi manufaktur lintas negara kembali menemukan momentumnya di Indonesia. Kali ini datang dari Zhongce Rubber Group, produsen ban terbesar di Tiongkok, yang mempercepat ekspansi globalnya melalui pembangunan basis manufaktur di Indonesia. Di balik langkah ini, Bank DBS Indonesia dan Bank DBS Tiongkok memainkan peran kunci lewat skema pembiayaan lintas negara yang terintegrasi.
DBS memfasilitasi pembiayaan sindikasi berjangka tiga tahun senilai USD 100 juta dan RMB 1,05 miliar—dengan opsi greenshoe RMB 395 juta—untuk anak usaha Zhongce Rubber di Indonesia, PT Matahari Tire Indonesia. Pembiayaan ini ditujukan untuk mendukung pembangunan pabrik serta kebutuhan modal kerja.
Baca juga: Riset Ungkap Adopsi Mobil Listrik RI Masih Terbatas, Early Adopter Dominasi Pasar
Transaksi ini menunjukkan bagaimana model kolaborasi lintas pasar semakin relevan bagi korporasi yang berekspansi ke Asia Tenggara. Bank DBS Tiongkok bertindak sebagai Mandated Lead Arranger (MLA), sementara Bank DBS Indonesia melengkapi struktur pendanaan dengan fasilitas pinjaman bilateral jangka pendek dalam mata uang USD, termasuk solusi lindung nilai melalui skema cross-currency swap.
Pendekatan ini dirancang untuk menjawab tantangan klasik ekspansi global: perbedaan mata uang, kebutuhan likuiditas jangka pendek, serta kompleksitas pengelolaan treasury lintas yurisdiksi.
Melalui koordinasi tim DBS di Tiongkok, Singapura, dan Indonesia, proses pembiayaan diklaim berjalan cepat dan terintegrasi—menjadi contoh konkret dari strategi layanan “One Bank” DBS.
Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Anthonius Sehonamin, menilai transaksi ini mencerminkan daya tarik Indonesia di mata investor global.
Dengan fondasi ekonomi yang kuat, posisi strategis di kawasan Asia, serta ekosistem industri yang terus berkembang, Indonesia memiliki potensi besar sebagai tujuan investasi global, khususnya di sektor manufaktur dan rantai nilai otomotif. Ke depan, kami akan terus memperdalam keahlian sektoral kami sebagai mitra tepercaya untuk membantu investor global membangun operasi yang berkelanjutan dan rantai pasok yang tangguh di Indonesia,” ujarnya.
Dari sisi pasar keuangan, transaksi ini juga menegaskan peran perbankan sebagai enabler ekspansi global, bukan sekadar penyedia kredit. Managing Director & Country Head Global Financial Markets Bank DBS Indonesia, Puneet Punj, menekankan pentingnya solusi yang disesuaikan dengan dinamika bisnis klien.
“Dengan mengombinasikan pemahaman atas pasar keuangan Indonesia dan platform produk global Bank DBS, kami menghadirkan solusi keuangan yang inovatif bagi nasabah. Ke depan, kami akan terus mendukung pertumbuhan nasabah seiring meningkatnya kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan Indonesia,” ucap Puneet.
Zhongce Rubber bergerak di bidang penelitian dan pengembangan, produksi, serta penjualan ban. Produk-produknya menjangkau sebagian besar provinsi dan kota di Tiongkok, serta diekspor ke berbagai pasar utama dunia, termasuk Eropa, Amerika, Afrika, Oseania, Asia Tenggara, dan Timur Tengah.
