Tembus Pasar Global, Layanan VIDA Kini Tersedia di AWS Marketplace

Jakarta, 6 Februari 2026 — VIDA, penyedia solusi digital identity dan fraud prevention dari Indonesia, berekspansi ke pasar global melalui ketersediaan layanannya di Amazon Web Services (AWS) Marketplace. Inisiatif ini memudahkan organisasi yang telah memiliki akun AWS untuk mengakses dan menggunakan solusi VIDA, mulai dari verifikasi identitas, autentikasi, hingga tanda tangan digital secara lebih praktis dan terintegrasi.

Ketersediaan VIDA di AWS Marketplace juga menyederhanakan cara organisasi membangun dan mengamankan infrastruktur identitas digital mereka. Pelanggan dapat memanfaatkan alokasi belanja AWS yang sudah disepakati sebelumnya, dengan proses penagihan yang terintegrasi dalam satu sistem. Proses pengadaan pun menjadi lebih sederhana, layanan autentikasi VIDA bisa langsung diaktifkan, dan urusan administrasi jadi lebih ringan.

Baca juga: LAMPU: Marketspace AI yang Buka Akses Startup Lokal ke Ekosistem Digital Nasional

“Pencapaian ini mencerminkan komitmen VIDA untuk membawa kapabilitas spesialis kami ke panggung global, selaras dengan standar keamanan internasional, sekaligus memperkuat fokus kami dalam membangun ekosistem identitas digital yang tepercaya bagi bisnis berskala besar,” ungkap Niki Luhur, Founder dan Group CEO VIDA. 

Di tengah pesatnya adopsi digital lintas industri, kebutuhan akan sistem verifikasi identitas yang aman, andal, dan scaleable kian meningkat. Layanan VIDA dirancang untuk memperkuat kepastian identitas pengguna sekaligus mendeteksi potensi penipuan berbasis Artificial Intelligence/kecerdasan buatan (AI) sejak tahap awal.

Seluruh kapabilitas tersebut dibangun untuk memenuhi standar regulasi dan kepatuhan, tanpa mengorbankan pengalaman pengguna, kecepatan implementasi, proses transformasi digital, maupun efisiensi operasional bisnis.

Baca juga: Tren IT 2026 yang akan Pengaruhi Dunia Bisnis

Sejalan dengan tren tersebut, riset MarketsandMarkets memproyeksikan pasar verifikasi identitas global akan meningkat hampir dua kali lipat pada 2028. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya risiko penipuan digital, regulasi yang semakin ketat, serta akselerasi transformasi digital di berbagai sektor.

Saat ini, platform VIDA memverifikasi sekitar 2,5 juta identitas setiap hari dengan memanfaatkan teknologi biometrik yang terhubung ke basis data identitas nasional. Pendekatan ini membantu mengidentifikasi akun palsu dan identitas sintetis, jenis ancaman yang semakin sulit ditangani dengan metode verifikasi konvensional.

“Kehadiran VIDA di AWS Marketplace memungkinkan perusahaan di seluruh dunia mengadopsi layanan identitas digital terverifikasi dengan lebih cepat sekaligus  memanfaatkan fleksibilitas dan keandalan infrastruktur AWS,” tambah Niki.