Jaga Mitra Tetap Prima, Gojek Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Jakarta, 21 Mei 2026 – Mobilitas tinggi membuat kesehatan sering menjadi hal yang luput diperhatikan para mitra pengemudi. Padahal, bagi pekerja yang sebagian besar waktunya dihabiskan di jalan, menjaga kondisi tubuh bukan sekadar kebutuhan pribadi, melainkan penopang produktivitas sehari-hari.

Melihat kebutuhan tersebut, Gojek bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menghadirkan program Cek Kesehatan Gratis bagi mitra driver di 17 kota. Program yang berlangsung sejak Februari hingga Desember 2026 ini bertujuan memperluas akses deteksi dini penyakit sekaligus mendorong kesadaran kesehatan bagi kelompok pekerja dengan mobilitas tinggi.

Program kolaborasi ini telah dimulai di Palembang dan Bandung, sebelum diperluas ke berbagai kota lain seperti Jabodetabek, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, Lampung, Makassar, Balikpapan, hingga Bali. Ribuan mitra driver ditargetkan dapat memanfaatkan layanan ini sepanjang tahun.

Baca juga: Grab Buka Ruang Belajar Teknologi bagi Perempuan Muda

Pada tahap awal, layanan pemeriksaan kesehatan dihadirkan langsung di titik aktivitas mitra, seperti Rumah Mitra dan kantor operasional Gojek, dengan dukungan tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan.

Ke depan, para mitra juga dapat mengakses layanan secara mandiri melalui fasilitas kesehatan pemerintah, termasuk puskesmas di kota masing-masing, dengan panduan informasi yang tersedia di aplikasi Gojek Driver.

Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan fisik, kesehatan mata, tekanan darah, skrining gula darah dan kolesterol, hingga konsultasi kesehatan umum. Tidak hanya itu, tersedia pula pemeriksaan lanjutan seperti elektrokardiogram (EKG) untuk jantung, deteksi dini kanker serviks melalui IVA, donor darah, hingga pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.

Hadir dalam pelaksanaan program di Rumah Mitra Gojek Kemang Timur, Jakarta, Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., mengatakan pemerintah terus memperluas jangkauan program Cek Kesehatan Gratis agar dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat, termasuk komunitas pekerja informal seperti mitra driver.

“Kami ingin memastikan program Cek Kesehatan Gratis sebagai salah satu quick win pemerintah benar-benar dimanfaatkan seluas mungkin oleh masyarakat. Pemeriksaan kesehatan seperti ini jika dilakukan secara mandiri bisa memerlukan biaya sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta per orang, sehingga sayang apabila kesempatan ini tidak dimanfaatkan,” ujar Dante.

Ia menambahkan, hingga Mei 2026, program Cek Kesehatan Gratis telah diikuti sekitar 36 juta peserta secara nasional, dengan sekitar 1,86 juta peserta berasal dari Jakarta.

Di sisi lain, Gojek menilai akses kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mitra driver yang selama ini menjadi penggerak utama ekosistem layanan.

Wakil Direktur Utama sekaligus Deputi CEO GoTo Group, Catherine Hindra Sutjahyo, mengatakan perusahaan mendukung penuh program pemerintah melalui fasilitasi akses kesehatan bagi mitra.

“Kami mendukung program pemerintah ini dan mendorong partisipasi aktif Mitra Driver. Fasilitasi ini merupakan salah satu langkah konkret kami untuk mendukung Asta Cita pemerintah Indonesia pada pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan akses dan mutu layanan kesehatan,” kata Catherine.

Baca juga: Kondisi Kesehatan Ibu Berdampak pada Stabilitas Psikologis Keluarga

Sebagai bagian dari kolaborasi, Gojek juga menyediakan edukasi dan informasi mengenai program kesehatan secara berkelanjutan melalui aplikasi Gojek Driver, termasuk panduan lokasi fasilitas kesehatan seperti puskesmas. Informasi terkait gaya hidup sehat dan program Kementerian Kesehatan juga dapat diakses masyarakat melalui aplikasi GoPay.

Head of Driver Operations Gojek, Bambang Adi Wirawan, menilai kesehatan mitra driver menjadi aspek penting mengingat tingginya intensitas kerja di lapangan.

“Mitra Driver Gojek setiap hari berada di jalan sehingga menjaga kesehatan menjadi sangat penting. Melalui program ini, kami ingin memastikan Mitra memiliki akses terhadap informasi dan layanan yang membantu mereka memahami kondisi kesehatannya secara berkala, serta mendapatkan penanganan lebih dini jika diperlukan,” ujar Bambang.

Program ini melengkapi berbagai inisiatif kesejahteraan yang sebelumnya telah dijalankan Gojek untuk mitra driver, mulai dari bantuan iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra berprestasi, Bonus Hari Raya, program umrah gratis, hingga beasiswa bagi mitra dan anak mitra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *